Wapres Gibran Resmi Buka Pesparawi Nasional XIV 2026 di Manokwari, Gaungkan Persaudaraan dari Tanah Papua
admin
20 Jun 2026 22:55
MANOKWARI, PGI.OR.ID – Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, secara resmi membuka Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026 pada Sabtu, 20 Juni 2026 di Lapangan Borarsi, Manokwari, Papua Barat. Ajang nasional yang berlangsung pada 18–28 Juni 2026 ini mengusung tema Perdamaian dan Persaudaraan, sekaligus menjadi wadah mempererat persatuan bangsa melalui seni musik gerejawi.
Sebelum seremoni pembukaan berlangsung, ibadah pembukaan Pesparawi Nasional XIV dipimpin oleh Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), Pdt. Jacklevyn F. Manuputty. Dalam doa pembukaannya, ia mengajak seluruh peserta dan masyarakat untuk menjadikan Pesparawi sebagai ruang perjumpaan yang memperkuat persaudaraan, memperteguh komitmen perdamaian, serta menghadirkan kesaksian gereja yang membawa harapan bagi Indonesia dalam situasi yang tidak mudah. Ia juga mendoakan agar Tanah Papua terus menjadi tanah damai yang memancarkan semangat persatuan bagi seluruh bangsa.
Kehadiran Ketua Umum PGI menegaskan dukungan gereja-gereja di Indonesia terhadap penyelenggaraan Pesparawi sebagai sarana pembinaan umat sekaligus penguatan nilai-nilai kebangsaan. Selain itu, jajaran pimpinan Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia Wilayah (PGIW) dari berbagai provinsi turut hadir memberikan dukungan dan semangat kepada kontingen masing-masing yang mengikuti perlombaan.
Dalam sambutannya, Gibran menegaskan bahwa pembangunan membutuhkan situasi yang damai dan kondusif. Karena itu, ia mengapresiasi tema yang diangkat dalam Pesparawi XIV yang menekankan pentingnya perdamaian dan persaudaraan, khususnya di Tanah Papua. “Dalam melakukan pembangunan dibutuhkan situasi yang kondusif dan damai. Oleh sebab itu, saya mengapresiasi tema Pesparawi yang mengangkat soal perdamaian dan persaudaraan di Tanah Papua,” ujar Gibran.

Pesparawi Nasional XIV diikuti oleh 5.434 peserta, pelatih, dan ofisial dari 38 provinsi di Indonesia yang berkompetisi dalam 12 kategori perlombaan. Selain menjadi ajang pembinaan seni paduan suara gerejawi, kegiatan ini diharapkan mampu mempererat persaudaraan, meningkatkan toleransi antarumat beragama, serta mendorong pertumbuhan sektor UMKM, pariwisata, dan ekonomi kreatif di Papua Barat.
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama, Jeane Marie Tulung, menyatakan bahwa Pesparawi XIV mengemban misi khusus untuk menyampaikan pesan perdamaian dari Indonesia Timur kepada seluruh bangsa. Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya kompetisi seni, melainkan juga sarana memperkuat harmoni sosial dan kebangsaan.

Sementara itu, dalam Kick Off Pesparawi XIV di kantor Kemenag Thamrin Jakarta, Menteri Agama RI KH Nasaruddin Umar menegaskan bahwa Pesparawi merupakan momentum penting untuk memperkuat persaudaraan, kebersamaan, dan persatuan bangsa melalui seni musik gerejawi yang berakar pada nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan. “Pesparawi mengingatkan bahwa harmoni tidak lahir dari keseragaman. Harmoni tercipta ketika berbagai suara yang berbeda mampu berpadu dalam satu tujuan yang sama. Semangat inilah yang harus terus kita rawat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujar Menag.

Pembukaan Pesparawi Nasional XIV turut dihadiri sejumlah tokoh nasional dan kepala daerah, antara lain Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu, serta dua mantan Ketua Umum PGI, Pdt. Gomar Gultom dan Pdt. Henriette H. Lebang. Kehadiran para pemimpin tersebut menunjukkan dukungan kuat terhadap upaya memperkuat kerukunan, kebudayaan, dan pembangunan di kawasan timur Indonesia.

Semarak pembukaan juga ditandai dengan parade kontingen dan karnaval budaya yang menampilkan keberagaman budaya Nusantara. Ribuan peserta, pejabat, dan tamu undangan memadati arena kegiatan, menciptakan suasana penuh sukacita dan persaudaraan. Dalam kesempatan itu, Wakil Presiden kembali menegaskan komitmen pemerintah untuk terus mendorong pemerataan pembangunan di Papua, mencakup sektor infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan masyarakat.
Pesparawi Nasional XIV dijadwalkan berakhir pada 28 Juni 2026. Dengan mengusung semangat Mazmur 96:1–2, kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkokoh toleransi, persatuan, dan kebersamaan antarumat beragama, sekaligus menghadirkan pesan damai dari Tanah Papua bagi seluruh Indonesia. (EDP)
Berikan Komentar
Alamat email anda tidak akan dipublish, form yang wajib diisi *
Berita & Peristiwa
Perayaan HUT ke 30 UEM. Momentum Mengenang dan Menegaskan Kembali Komi...
JAKARTA,PGI.OR.ID-United Evangelical Mission (UEM) merayakan HUT yang ke 30, di Gedung Smesko, Pancoran, Jakar...
Wapres Gibran Resmi Buka Pesparawi Nasional XIV 2026 di Manokwari, Gau...
MANOKWARI, PGI.OR.ID – Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, secara resmi membuka Pesta...
PGI Dukung Pengesahan RUU Masyarakat Adat sebagai Wujud Keadilan Ekolo...
JAKARTA, PGI.OR.ID – Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) menegaskan dukungannya terhadap percepatan...

