Respons Bencana, PGIW Kalbar Bergerak Bagikan Masker & Vitamin C di Tengah Kabut Asap Parah
admin
12 Sep 2026 17:03

PONTIANAK, 12 September 2026 — Bencana kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan yang melanda hampir seluruh wilayah Kalimantan, termasuk Kalimantan Barat, telah menimbulkan dampak serius bagi kesehatan dan kenyamanan masyarakat. Menanggapi situasi darurat ini, Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia Wilayah Kalimantan Barat (PGIW Kalbar) bergerak cepat melaksanakan aksi sosial kemanusiaan.
Berdasarkan komunikasi dan dukungan dari PGI Pusat serta PGIW daerah lainnya, PGIW Kalbar membuka saluran bantuan dan menyalurkan donasi untuk penanganan dampak kabut asap. Majelis Pekerja Harian (MPH) PGIW Kalbar kemudian turun langsung ke lapangan melaksanakan aksi sosial selama tiga hari berturut-turut, Jumat hingga Minggu, 11–13 September 2026.
Aksi kemanusiaan ini berupa pembagian masker standar kesehatan dan Vitamin C kepada masyarakat luas, khususnya para pengguna jalan yang belum menggunakan pelindung pernapasan, di berbagai titik perempatan jalan raya di Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya yang terdampak paling parah kabut asap. Kegiatan ini melibatkan pemuda lintas gereja serta mahasiswa dari sejumlah Perguruan Tinggi Teologi di Kalbar, yaitu STAK Abdi Wacana Pontianak, STT Eklesia Pontianak, dan STT Pontianak. Sebelum pelaksanaan, PGIW Kalbar juga telah berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk Kapolresta Pontianak dan BPBD Kota Pontianak, guna memastikan kelancaran dan keamanan kegiatan.

“Ini bukan pertama kalinya PGIW Kalbar hadir di tengah masyarakat saat bencana. Sejak beberapa tahun lalu, saat banjir besar melanda Kalbar, kami juga turun bersama seluruh PGID Kabupaten dan Kota se-Kalbar untuk merespons kebutuhan warga.
Pelaksanaan aksi sosial kali ini terlaksana berkat dukungan berbagai pihak, khususnya PGI Pusat dan PGIW Jawa Barat yang menyalurkan bantuan berupa masker maupun dana langsung ke rekening PGIW Kalbar. PGIW Kalbar menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepedulian dan persekutuan doa serta tindakan nyata tersebut.

Pada hari Minggu 13 September, rangkaian aksi sosial akan kembali dilanjutkan dengan pembagian masker di gereja-gereja sebelum ibadah dimulai, agar umat juga terlindungi saat beribadah maupun beraktivitas sehari-hari.
Selain penanganan dampak kesehatan, PGIW Kalbar juga telah mengeluarkan surat edaran kepada seluruh pimpinan gereja di Kalimantan Barat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan waspada terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan. Situasi kemarau panjang ini juga telah menimbulkan krisis air bersih di berbagai daerah, di mana sungai-sungai besar seperti Sungai Kapuas dan Sungai Melawi, hingga aliran sungai kecil, telah mengering hingga menyisakan hamparan pasir — padahal sungai adalah urat nadi kehidupan masyarakat Kalimantan Barat. Melalui edaran tersebut, PGIW Kalbar mengajak seluruh umat untuk turut menjaga kelestarian ciptaan sebagai wujud iman dan tanggung jawab bersama.
Sumber: Pdt. Dr. Paulus Ajong (Ketua Umum PGIW Kalbar)
Berikan Komentar
Alamat email anda tidak akan dipublish, form yang wajib diisi *
Berita & Peristiwa
Respons Bencana, PGIW Kalbar Bergerak Bagikan Masker & Vitamin C di ...
PONTIANAK, 12 September 2026 — Bencana kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan yang melanda hampir selur...
SIARAN PERS Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) “Hentikan ...
JAKARTA, PGI.OR.ID-Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) menyampaikan keprihatinan mendalam sekaligus ...
Tata Ibadah HPKD dan HPII Tahun 2026
JAKARTA,PGI.OR.ID-Setiap hari minggu pertama di bulan Oktober, sebagaimana tahun-tahun yang lalu, Persekutuan...

